Buat outline buku Onno W. Purbo, Outcome-Based Education (OBE) Pengalaman di ITTS, 2025
ITTS kampus baru, tidak mungkin merekrut mahasiswa kaya & paling pandia
mereka yang kaya dan pandai ke universitas negeri
mereka yang kaya dan agak pandai ke universitas swasta terbaik
ITTS harus mencari mahasiswa terbaik dari yang tidak terlalu kaya
ITTS membuka sebagian kuliah2-nya agar free di opencourse.itts.ac.id bisa di ambil oleh publik termasuk siswa SMA, SMK, bahkan SMP
mereka yang dapat nilai baik dari opencourse.itts.ac.id bisa di transfer menjadi kredit seperti recognisi pembelajaran lalu
banyak mahasiswa ITTS yang sulit keuangan untuk membayar SPP Rp. 500.000 /bulan
mencarikan beasiswa, seperti Kartu Indonesia Pintar, sangat terbatas jumlahnya
Beberapa perusahaan mengadakan bootcamp untuk mendidik & mensertifikasi mahasiswa sehingga bisa rekrut menjadi profesional, contoh Ubuntu, Sivali, IDCloudHost mereka mengeluarkan sponsor ratusan juta untuk kegiatan bootcamp tersebut.
ITTS harus berusaha menjual diri mahasiswa agar bisa mendapat pekerjaan waktu mereka semester awal
ITTS agak memaksa mahasiswa ITTS agar menjadi narasumber webinar mulai semester
ternyata cukup banyak mahasiswa ITTS yang pandai / jago
ITTS membantu mahsiswa menulis & menerbitkan buku, paper jurnal dari semester bawah
di ITTS buku & paper jurnal bisa menggantikan skripsi
ITTS mengubah urutan kuliah semester 1 seperti bahasa indonesia, bahasa inggris, PPKn menjadi kuliah semester 8
semester 1-2 di isi materi2 inti / ilmu / skill 
semester 3-4 mahasiswa ITTS Mulai magang
dengan pengetahuan yang ada, mereka banyak yang di rekrut oleh perusahaan2
mereka akhirnya dapat gaji minimal Rp 5 juta / bulan cukup untuk membayar SPP
ada beberapa mahasiswa yang istimewa
contoh Fata Falih Hilmi, menulis paling tidak 2 buku, sedang menulis paper jurnal dan saat semester 7 di undang untuk magang di NTUST (ITB-nya Taiwan) untuk melanjutkan ke S2 di Taiwan. Fata membuat 5G di Pemerintah Kota Tangerang Selatan berhasil di operasikan pada kecepatan 800Mbps
contoh Noras, saat semester 2 sudah menulis proposal penelitian migrasi IPv4 ke IPv6 di kota tangerang selatan dan memperoleh dana dari ISIF APNIC Australia sebanyak US$30.000 dan menjadi contoh Asia Pacific karena satu2 penelitian migrasi IPv4 ke IPv6 di Asia Pacific
contoh Haidhi, menulis paper jurnal Sinta 2 tentang AI berbahasa inggris
cukup banyak mahasiswa yang menulis & menerbitkan buku


